About

Center for Strategic Policy Studies.

Think Strategic. Act Intelligent. Create Impact.

 

MAIN VALUE

INSIGHT.
STRATEGY.
IMPACT.

“Masa depan ditentukan oleh kebijakan strategis hari ini.”

Center for Strategic Policy Studies (CSPS) adalah lembaga pemikir (think tank), kajian, riset, dan konsultan strategis yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis data, analisis, dan pendekatan intelektual multidisiplin untuk menjawab tantangan nasional maupun global.

Mitra strategis bagi pemerintah, korporasi, organisasi, komunitas, dan pemimpin masa depan dalam merumuskan kebijakan, membangun strategi, memperkuat komunikasi, serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

CSPS bukan lembaga baru. Sejak tahun 2020 CSPS hadir sebagai bagian dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Pada April 2026, kebijakan baru Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia yang merupakan penggabungan dari SKSG dan Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia, CSPS sebagai pusat riset dikonsolidasikan dalam UKK Center for Strategic and Global Studies (CSGS) SPPB UI. Entitas pusat riset dan nama CSPS berubah menjadi Kelompok Kajian Kebijakan Strategis di bawah CSGS UI. Kelompok kajian strategis CSGS dipimpin Guntur Subagja Mahardika, yang sebelumnya Ketua CSPS UI.

Atas inisiatif beberapa peneliti CSPS “mendirikan” CSPS baru sebagai lembaga independen. CSPS baru hadir pada 10 Oktober 2026, di bawah naungan PT Indostrategic Advisory Gorup, perusahaan riset dan konsultan berpengalaman. Sebelumnya, sempat bernama Indonesia Strategic Intelligence (ISI) sejak 28 Mei 2026, namun kemudian disepakati menggantinya dengan brand CSPS, untuk memperkuat peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia.

Tim CSPS terdiri dari praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi di bidangnya, analisis tajam, integritas dan komitmen yang kuat, visioner, dan jejaring luas. Tim berpengalaman dalam penelitian, kajian kebijakan, perencanaan straregis, komunikasi strategis dan media, serta konsultan pemerintah, korporasi, dan komunitas.

Founder & Chairman: Guntur Subagja Mahardika
Managing Director: Aden Budi
Managing Partner: Riyan Sumindar, Muhammad Ichsan, Agus Syabaruddin
Senior Researcher: I Nyoman Astawa, Yanuardi Syukur, Aris Eko Sedijono, , Muhammad Hamdani, Nova Rini, Sri Agustina Nadeak.

Didukung oleh sejumlah akademisi, konsultan, praktisi, dan profesional sebagai tenaga ahli dan associate researcher.

Management
Aden Budi, Managing Director

Praktisi manajemen bisnis, keuangan, dan investasi strategis. Ia berpengalaman sebagai CEO pada perusahaan fintech.

Memiliki keahlian dalam tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi di sektor keuangan, serta mendalami kebijakan energi dan aktif dalam komunitas artifical intelligence.

Pendidikan Sarjana Ekonomi (S.E.) Universitas Diponegoro dan Magister Ekonomi (M.E.) Universitas Indonesia. Ia juga mengikuti workshop di dalam dan luar negeri, serta aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum dan media. Konsultan pada sejumlah lembaga pemerintah, BUMN, dan swasta.
—–

Founder

Guntur Subagja Mahardika

Konseos pada kebijakan publik , manajemen strategis, komunikasi strategis. dan strategic intelligence. Ia memiliki ketajaman analisis mendalam dengan pendekaran multidisiplin keilmuan dan memberikan rekomendasi yang menjadi solusi dan implementatif.

Berpengalaman di pemerintahan sebagai Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, membidani ekonomi dan keuangan, dan sebelumnya menjadi Tim Asistensi Departemen Keuangan.

Ia juga praktisi bisnis yang berpengalaman memimpin perusahaan properti, agrobisnis, dan media & teknologi informasi. Kini, aktif mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis bisnis berdampak sosial (social enterprise) dan investasi berdampak (impact investing). Di bidang media dan teknologi infomasi, ia menjadi editor dan koordinator desk ekonomi dan politik surat kabar Republika yang didirikan Prof. Dr. B.J. Habibie. Selanjutnya ia menjadi Pemimpin Redaksi pada surat kabar Harian Ekonomi Neraca, dan menjadi Publisher Indonesia News Network (INN). Ia juga melahirkan plarform didital ekosistem desa bernama Desa Digital Global (Dedigo).

Pendidikannya di bidang komunikasi dari Universitas Islam Nusantara Bandung dan mengikuti fellowship program pada Seoul National University (SNU) Korea Selatan mendalami bidang media and new media industtry. Mendalami ilmu ekonomi, manajemen, dan keuangan, serta belajar ekonomi dan keuangan syariah pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia. Ia pernah mengikuti Credit Earning Program (CEP) S3 Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Dan kini sedang menyelesaikan program Doktor Ilmu Hukum Tata Negara pada Universitas Krisnadwipayana. Juga mengikuti pendidikan Program Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan (PPNK) Lembaga Ketahan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia.

Di Universitas Indonesaia ia memimpin pusat riset Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (2020 – 2026) sebagai ketua. Kini menjadi Ketua Kajian Kebijakan Strategis pada Center for Strategic and Global Studies (CSGS) Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia (UI). *

 

 

 

About

Center for Strategic Policy Studies.

Think Strategic. Act Intelligent. Create Impact.

 

 

MAIN VALUE

INSIGHT.
STRATEGY.
IMPACT.

“Masa depan ditentukan oleh kebijakan strategis hari ini.”

Center for Strategic Policy Studies (CSPS) adalah lembaga pemikir (think tank), kajian, riset, dan konsultan strategis yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis data, analisis, dan pendekatan intelektual multidisiplin untuk menjawab tantangan nasional maupun global.

Mitra strategis bagi pemerintah, korporasi, organisasi, komunitas, dan pemimpin masa depan dalam merumuskan kebijakan, membangun strategi, memperkuat komunikasi, serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

CSPS bukan lembaga baru. Sejak tahun 2020 CSPS hadir sebagai bagian dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Pada April 2026, kebijakan baru Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia yang merupakan penggabungan dari SKSG dan Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia, CSPS sebagai pusat riset dikonsolidasikan dalam UKK Center for Strategic and Global Studies (CSGS) SPPB UI. Entitas pusat riset dan nama CSPS berubah menjadi Kelompok Kajian Kebijakan Strategis di bawah CSGS UI. Kelompok kajian strategis CSGS dipimpin Guntur Subagja Mahardika, yang sebelumnya Ketua CSPS UI.

Atas inisiatif beberapa peneliti CSPS “mendirikan” CSPS baru sebagai lembaga independen. CSPS kini di bawah naungan PT Indostrategic Advisory Group, perusahaan konsultan stratejik yang berpengalaman.  CSPS baru hadir pada 10 Oktober 2026. Sebelumnya sempat bernama Indonesia Strategic Intelligence (ISI) sejak 28 Mei 2026, namun kemudian disepakati menggantinya menggunakan nama CSPS, untuk memperkuat peran strategis dalam pembangunan nasional Indonesia.

Tim CSPS terdiri dari praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi di bidangnya, analisis tajam, integritas dan komitmen yang kuat, visioner, dan jejaring luas. Tim berpengalaman dalam penelitian, kajian kebijakan, perencanaan straregis, komunikasi strategis dan media, serta konsultan pemerintah, korporasi, dan komunitas.

Founder & Chairman: Guntur Subagja Mahardika
Managing Director: Aden Budi
Managing Partner: Riyan Sumindar, Muhammad Ichsan, Agus Syabaruddin
Senior Researcher: I Nyoman Astawa, Yanuardi Syukur, Aris Eko Sedijono, , Muhammad Hamdani, Nova Rini, Sri Agustina Nadeak.

Didukung oleh sejumlah akademisi, konsultan, praktisi, dan profesional sebagai tenaga ahli dan associate researcher.

Management
Aden Budi, Managing Director

Praktisi manajemen bisnis, keuangan, dan investasi strategis. Ia berpengalaman sebagai CEO pada perusahaan fintech.

Memiliki keahlian dalam tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi di sektor keuangan, serta mendalami kebijakan energi dan aktif dalam komunitas artifical intelligence.

Pendidikan Sarjana Ekonomi (S.E.) Universitas Diponegoro dan Magister Ekonomi (M.E.) Universitas Indonesia. Ia juga mengikuti workshop di dalam dan luar negeri, serta aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum dan media. Konsultan pada sejumlah lembaga pemerintah, BUMN, dan swasta.
—–

Founder

Guntur Subagja Mahardika

Konseos pada kebijakan publik , manajemen strategis, komunikasi strategis. dan strategic intelligence. Ia memiliki ketajaman analisis mendalam dengan pendekaran multidisiplin keilmuan dan memberikan rekomendasi yang menjadi solusi dan implementatif.

Berpengalaman di pemerintahan sebagai Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, membidani ekonomi dan keuangan, dan sebelumnya menjadi Tim Asistensi Departemen Keuangan.

Ia juga praktisi bisnis yang berpengalaman memimpin perusahaan properti, agrobisnis, dan media & teknologi informasi. Kini, aktif mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis bisnis berdampak sosial (social enterprise) dan investasi berdampak (impact investing). Di bidang media dan teknologi infomasi, ia menjadi editor dan koordinator desk ekonomi dan politik surat kabar Republika yang didirikan Prof. Dr. B.J. Habibie. Selanjutnya ia menjadi Pemimpin Redaksi pada surat kabar Harian Ekonomi Neraca, dan menjadi Publisher Indonesia News Network (INN). Ia juga melahirkan plarform didital ekosistem desa bernama Desa Digital Global (Dedigo).

Pendidikannya di bidang komunikasi dari Universitas Islam Nusantara Bandung dan mengikuti fellowship program pada Seoul National University (SNU) Korea Selatan mendalami bidang media and new media industtry. Mendalami ilmu ekonomi, manajemen, dan keuangan, serta belajar ekonomi dan keuangan syariah pada Program Pascasarjana Universitas Indonesia. Ia pernah mengikuti Credit Earning Program (CEP) S3 Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. Dan kini sedang menyelesaikan program Doktor Ilmu Hukum Tata Negara pada Universitas Krisnadwipayana. Juga mengikuti pendidikan Program Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan (PPNK) Lembaga Ketahan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia.

Di Universitas Indonesaia ia memimpin pusat riset Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (2020 – 2026) sebagai ketua. Kini menjadi Ketua Kajian Kebijakan Strategis pada Center for Strategic and Global Studies (CSGS) Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia (UI). *

 

Translate »